Kapolda Maluku Finalisasi Pengamanan Kunjungan Presiden ke Groundbreaking Blok Masela
SAUMLAKI, KEPULAUAN TANIMBAR | Selasa, 14 Juli 2026 – faktaexpost.my.id | Kepolisian Daerah (Polda) Maluku bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku memfinalisasi seluruh aspek pengamanan menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan menghadiri groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada 16 Juli 2026.
Finalisasi kesiapan tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Kesiapan Groundbreaking PSN Blok Masela yang berlangsung di Villa Bukit Indah, Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Selasa (14/7/2026).
Rapat dipimpin bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, serta dihadiri Danlantamal IX/Ambon Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Danguspurla Koarmada III Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, jajaran TNI-Polri, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., dan para pemangku kepentingan terkait.
Rapat koordinasi menjadi tahapan akhir penyempurnaan seluruh kesiapan menjelang kedatangan Presiden RI yang dijadwalkan meresmikan dimulainya pembangunan PSN Blok Masela bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Proyek Blok Masela diproyeksikan menjadi salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia yang diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya saing investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia.
Dalam rapat tersebut, seluruh unsur Forkopimda menyinkronkan berbagai aspek pengamanan, mulai dari pengamanan VVIP, kesiapan lokasi kegiatan, jalur kedatangan dan kepulangan Presiden beserta rombongan, pengamanan bandar udara dan pelabuhan, objek vital nasional, penginapan, distribusi logistik, hingga langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan seluruh pola pengamanan telah dimatangkan melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh instansi terkait.
“Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela bukan hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga momentum penting yang akan menentukan masa depan penguatan ketahanan energi nasional dan percepatan investasi Indonesia.
Karena itu, Polda Maluku bersama seluruh unsur Forkopimda memastikan seluruh aspek pengamanan telah dipersiapkan secara maksimal agar kunjungan Bapak Presiden Republik Indonesia berlangsung aman, lancar, dan sukses,” tegas Kapolda.
Menurutnya, sistem pengamanan yang diterapkan mengedepankan pola berlapis dengan dukungan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, koordinasi lintas sektoral, serta pengawasan pada seluruh titik strategis yang menjadi bagian dari agenda kunjungan Presiden.
“Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Ketika stabilitas kamtibmas terjaga, maka kepercayaan investor akan semakin kuat, pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, lapangan pekerjaan akan terbuka, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah komitmen Polri dalam mengawal setiap program strategis pemerintah,” ujarnya.
Kapolda menegaskan, komitmen Polda Maluku tidak hanya difokuskan pada suksesnya pengamanan kunjungan Presiden RI, tetapi juga pada terciptanya iklim keamanan yang kondusif untuk mendukung keberlanjutan investasi di Maluku.
“Kami ingin menunjukkan kepada seluruh masyarakat dan dunia usaha bahwa Maluku siap menjadi daerah tujuan investasi strategis. Polri akan terus hadir memberikan kepastian keamanan sehingga seluruh proyek strategis nasional dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Selain memfinalisasi skema pengamanan, rapat koordinasi turut mengevaluasi hasil peninjauan lapangan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Berbagai masukan dari Forkopimda, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta instansi teknis lainnya menjadi bahan penyempurnaan aspek operasional guna memastikan seluruh standar penyelenggaraan kunjungan Presiden telah terpenuhi.
Soliditas yang ditunjukkan Forkopimda Maluku bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan groundbreaking PSN Blok Masela.
Proyek tersebut diproyeksikan menjadi titik awal penguatan ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di Maluku dan kawasan timur Indonesia.(rls:jk)
