Uncategorized

Renungan Pastor Pius Heljanan, MSC: Jangan Tampilkan Kasih Semu dalam Hidup

Share

​

Pesan Pastor Pius Heljanan, MSC: Menjadi Berkat Tanpa Pencitraan Diri

​LAURAN, faktaexpost.my.id – Rabu, 14 Oktober 2026. Umat Katolik diajak untuk senantiasa mengedepankan ketulusan hati dalam menjalankan ibadah serta kehidupan bermasyarakat sehari-hari, sekaligus menjauhi sikap berpura-pura atau pencitraan semata.

​Pesan spiritual tersebut disampaikan oleh Pastor Umat Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Pastor Pius Heljanan, MSC. Beliau menyoroti pentingnya menjaga kesucian niat dalam bertindak dan melayani sesama.

​Pentingnya Keadilan dan Kasih Tulus

​Mengutip ajaran Kitab Suci (Luk. 11:42-46), Pastor Pius mengingatkan kembali teguran Yesus terhadap kebiasaan kaum Farisi dan ahli Taurat yang cenderung menonjolkan kebaikan lahiriah demi mendapat pujian serta penghormatan publik. Menurutnya, tindakan yang didasari oleh pencitraan hanya akan membuahkan kasih yang semu.

​”Yesus menghendaki kita berbuat baik demi kasih dan keadilan bagi sesama. Kehadiran kita dalam ibadat atau misa, aktif dalam pelayanan, serta menolong orang yang membutuhkan, hendaknya menjadi ekspresi dari hati yang bersih dan kasih yang tulus, bukan demi pencitraan diri,” ungkap Pastor Pius Heljanan, MSC.

​Menjadi Berkat bagi Sesama

​Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh umat agar tidak hidup seperti “kubur yang tidak bertanda”—tampak bersih dan indah dari luar, namun menyimpan kebusukan di dalamnya. Sikap berpura-pura seperti ini hanya akan merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

​”Kita hadir untuk menjadi berkat, bukan batu sandungan bagi sesama. Jangan kita memperlihatkan kasih yang semu dalam hidup bersama,” tegasnya mengakhiri renungan.

​(Editor: joko)

(Sumber: Pastor Pius Heljanan, MSC)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *