Pastor Pius Heljanan, MSC: “Dirimu Milik Allah dan Misionaris Allah”
Pastor Pius Heljanan, MSC Ingatkan Umat Pentingnya Menjadi Misionaris Allah
LAURAN | faktaexpost.my.id – Minggu, 18 Oktober 2026. Manusia diciptakan sebagai gambar dan citra Allah yang mulia. Melalui sakramen baptis yang menjadi meterai kekal, setiap umat beriman telah disatukan secara utuh dengan Sang Pencipta, sehingga sudah sepatutnya menyadari bahwa kehidupannya adalah milik Allah.
Pesan spiritual mendalam tersebut disampaikan oleh Pastor Pius Heljanan, MSC, selaku Pastor Umat di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Panggilan Mewartakan Kabar Gembira
Dalam refleksinya, Pastor Pius Heljanan, MSC menekankan bahwa sebagai milik Allah, setiap pribadi tidak hanya dipanggil tetapi juga diutus ke tengah dunia untuk membagikan kabar gembira melalui pelayanan yang tulus.
“Berikan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah. Melalui sakramen baptis, sebagai meterai kekal, kita telah disatukan dengan Allah, maka jangan lupa dirimu milik Allah. Sebagai milik Allah, kita juga dipanggil dan diutus oleh Allah ke dunia mewartakan kabar gembira,” tutur Pastor Pius Heljanan, MSC.
Ia mengingatkan bahwa inti dari pewartaan tersebut adalah untuk menyatakan kasih dan keagungan Allah yang menyelamatkan, bukan untuk menonjolkan diri sendiri atau kehebatan pribadi.
Bersatu dalam Misi Kristus
Lebih lanjut, Pastor Pius mengimbau seluruh umat untuk senantiasa membangun persatuan dengan Kristus serta sesama umat beriman demi mewujudkan kehendak Tuhan di muka bumi (One in Christ, United in Mission).
“Sebagai milik Allah dan misionaris Allah, kita harus bersatu dengan Kristus dan semua orang percaya untuk bergerak bersama menyampaikan kehendak Allah. Tunjukkan dirimu milik Allah melalui kata, perilaku, dan perbuatan baik,” pungkasnya merujuk pada perenungan Injil Matius 22:15-21.
(Editor: joko)
(Sumber: Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran)
