Kriminal

Tingkat Kriminalitas di Probolinggo menaik

Share

Probolinggo||  Selasa 25/11|| Faktaexpost 

Gelombang pencurian hewan ternak dan kendaraan bermotor kembali meresahkan

(Gambar ilustrasi oleh Faktaexpost).                  masyarakat di wilayah selatan dan timur Kabupaten Probolinggo. Dalam lima bulan terakhir aksi kriminalitas di gading,krucil,dan maron hampir terjadi setiap pekan, menimbulkan kekhawatiran serius bagi warga yang bergantung pada hasil ternak dan mobilitas sehari-hari.

 

 

Tokoh masyarakat setempat menyoroti bahwa lonjakan kasus kali ini bukan sekadar peningkatan biasa. Mereka mengamati pola pencurian yang terorganisir dan berulang sementara penanganan laporan seringkali tidak menunjukkan kemajuan.

 

Menurut MR (38) salah satu tokoh masyarakat menyampaikan

 

“Kejadian kehilangan sapi sudah jauh lebih banyak dari biasanya Saya bantu warga buat laporan, tapi penyelesaiannya sangat minim.”  Ujarnya di depan awak media Faktaexpost

Penelusuran oleh Faktaexpost Mengungkapkan bahwa  lebih dari 20 kasus pencurian sapi dan kambing  telah dilaporkan di satu kecamatan saja. Namun, sebagian besar warga memilih untuk tidak melaporkan karena merasa proses pengungkapan kasus tidak menunjukkan kemajuan.

 

Menurut MS (52) peternak asal Gading menyampaikan

 

“Kami hidup dari sapi. Tapi sekarang kami yang malah ketakutan.” Ujarnya dengan nada penuh rasa khawatir Peternak mengaku mulai takut memelihara ternaknya sendiri.

Di krucil , khususnya di daerah krobungan, warga mengalami kerugian besar dengan hilangnya ada kurang lebih sembilan motor lenyap dalam hitungan hari

Kecurigaan warga semakin kuat bahwa para pelaku beroperasi dengan pola teroganisir Dugaan kuat adanya modus operandi karena Setiap kali aparat menggelar operasi, para pelaku seolah sudah lebih dulu menghilang.


ujar salah satu warga saat di temui wartawan Faktaexpost

Dugaan sementara faktor yang mempengaruhi meningkatkan nya angka pencurian adalah minimnya tingkat keamanan Polsek setempat hanya menurunkan tiga petugas untuk wilayah yang luas, yang jelas tidak memadai untuk mencakup seluruh area.Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) tidak dapat berjalan optimal setiap malam, menciptakan celah keamanan yang dimanfaatkan oleh para pelaku.

Kondisi ini memberikan ruang gerak yang leluasa bagi para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Bupati Probolinggo, Gus dr. M. Haris, telah memberikan atensi khusus terhadap situasi ini.

Bupati meng instruksi kan masyarakat dan media untuk berkoordinasi dengan Polres Probolinggo

 

Dan Warga sangat berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah dan aparat keamanan akan menjadi titik balik dalam penguatan keamanan di wilayah selatan Probolinggo.

 

Masyarakat menantikan adanya tindakan konkret dan efektif untuk mengatasi gelombang kriminalitas ini demi terciptanya rasa aman dan tenteram di lingkungan mereka.

 

(Kabiro Pasuruan


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *