Pesan Pastoral Pastor Pius Heljanan, MSC: Jadilah Hamba yang Siap Melayani Tuhan Melalui Sesama
Renungan Injil Lukas, Pastor Pius Heljanan, MSC Ajak Umat Tidak Menunda Berbuat Baik
LAURAN | faktaexpost.my.id – Selasa, 20 Oktober 2026. Umat Katolik diimbau untuk senantiasa membangun kesiapsiagaan rohani dan ketulusan hati dalam melayani sesama di kehidupan sehari-hari. Pesan spiritual tersebut disampaikan langsung oleh Pastor Pius Heljanan, MSC, selaku Pastor Umat di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Makna Sikap Berjaga dan Tanggung Jawab Iman
Dalam perenungan yang didasarkan pada Kitab Suci Injil Lukas bab 12 ayat 35 hingga 38, Pastor Pius Heljanan, MSC menekankan pentingnya sikap waspada secara rohani serta rasa tanggung jawab penuh dalam menantikan kedatangan Tuhan. Menurut beliau, kehidupan iman harus diwujudkan secara nyata melalui tindakan konkrit setiap hari.
“Berbahagialah hamba yang didapati tuannya sedang berjaga. Saudaraku, Yesus mengingatkan para murid agar tetap berjaga dalam menjalani hidup. Berjaga berarti: sikap waspada secara rohani dan bertanggung jawab menantikan kedatangan Tuhan,” tutur Pastor Pius Heljanan, MSC.
Beliau memaparkan bahwa wujud nyata dari seorang beriman yang senantiasa berjaga dapat dilihat dari ketekunan dalam membangun relasi dengan Tuhan serta konsistensi dalam berbuat kasih.
“Berjaga sebagai orang beriman: tekun berdoa, selalu mendengarkan firman, dan setia melayani dalam perbuatan baik,” tambahnya.
Pentingnya Kesiapan Melayani Tanpa Menunda
Lebih lanjut, Pastor Pius Heljanan, MSC mengingatkan agar umat tidak menunda kesempatan untuk menebarkan kebaikan dan melayani sesama, tanpa harus menunggu kondisi material yang melimpah atau hingga memasuki usia lanjut.
“Ingat, Yesus minta kita berjaga, maka jangan menunda berbuat baik, jangan tunggu memberi setelah berkelimpahan harta, jangan tunggu usia lanjut baru melayani. Sekarang saatnya melangkah menjumpai sesama dan lakukan kebaikan nyata bagi orang lain. Tuhan memuji berbahagia orang yang selalu siap melayani sesama dalam segala kondisi hidup,” tegasnya mendalam.
(Editor: joko)
(Sumber: Renungan Pastoral Pastor Pius Heljanan, MSC – Kuasi Paroki HKY Lauran)
