Uncategorized

Pesan Pastoral Hari Arwah Pastor Pius Heljanan, MSC: Kasih Yesus Merangkul dan Menyelamatkan

Share

 

​Cahaya Kebangkitan di Hari Arwah: Pastor Pius Heljanan, MSC Meneguhkan Iman dan Pengharapan Hidup Kekal Umat Tanimbar

​LAURAN | faktaexpost.my.id — Senin, 2 November 2026. Dalam rangka peringatan Hari Arwah yang diperingati setiap tanggal 2 November, pesan rohani yang sarat akan penyejuk iman disampaikan oleh Pastor Pius Heljanan, MSC, sebagai Pastor Umat di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

​Kepastian Keselamatan dan Kerendahan Hati

​Melalui amanat rohaninya, Pastor Pius menegaskan bahwa kasih Tuhan Yesus Kristus senantiasa terbuka lebar bagi setiap jiwa yang mencari-Nya. Beliau menggarisbawahi bahwa keselamatan kekal merupakan janji nyata bagi siapapun yang datang berpasrah diri.

​”Siapa saja yang datang kepada-Ku, tidak akan Aku buang, tapi Aku bangkitkan pada akhir zaman.”

​Pastor Pius menjelaskan bahwa petikan Kitab Suci dari Injil Yohanes 6:37-40 tersebut menjadi dasar iman yang menguatkan.

​”Saudaraku, Yesus menjanjikan kepastian keselamatan kekal bagi orang-orang yang datang pada-Nya dan percaya pada-Nya dengan rendah hati. Yesus menghendaki setiap orang yang mengimani-Nya selamat, tidak ada yang binasa ataupun hilang,” tutur Pastor Pius menegaskan kehendak Allah atas keselamatan umat-Nya.

​Kematian Sebagai Jalan Menuju Kehidupan Kekal

​Dalam renungannya, Pastor Pius juga mengajar agar umat beriman tidak memandang kematian sebagai akhir dari perjalanan hidup semata, melainkan pintu gerbang menuju kemuliaan abadi.

​”Bagi kita orang percaya, kematian bukanlah titik akhir ziarah iman, melainkan jalan menuju kebangkitan dan hidup kekal bersama Tuhan. Mengimani Yesus memberikan kepastian bahwa hidup orang percaya tidak berakhir di liang kubur,” ​jelasnya penuh pengharapan.

​Mengenang dan Mendoakan Arwah Orang Beriman

​Memasuki momen suci peringatan Hari Arwah pada tanggal 2 November ini, seluruh umat diajak untuk bersatu dalam perayaan Misa dan doa bagi sanak keluarga serta kenalan yang telah mendahului menghadap Sang Pencipta.

​”Momen 2 November ini, kita diingatkan untuk mengenang dalam doa/misa, keluarga, sahabat/kenalan yang telah terlebih dahulu melihat kemuliaan Allah. Mereka tidak hilang, mereka telah mengalami kerahiman Tuhan. Requiescant in pace — Semoga mereka beristirahat dalam damai,” pungkas Pastor Pius Heljanan, MSC mengakhiri pesan gembalanya.

​(Editor: joko)

(Sumber: Pastor Pius Heljanan, MSC / Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *