Uncategorized

BPI Perluas Peluang Kerja Bidik Migas dan Sektor Pangan, Meliputi Peternakan, Pertanian dan Perikanan Tangkap

Share

www.faktaexpost.com | Saumlaki – PT Bangkit Prestasi Insani (BPI) memperluas strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan tidak hanya mempersiapkan tenaga kerja untuk sektor minyak dan gas (migas), tetapi juga membidik sektor pangan yang meliputi peternakan, pertanian, dan perikanan tangkap. Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah dan kementerian teknis guna membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Tanimbar.

Komisaris PT Bangkit Prestasi Insani (BPI), Frangky Noya, melakukan koordinasi dengan pimpinan fasilitas perikanan Kementerian Kelautan di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama pemanfaatan fasilitas perikanan sebagai pusat pengembangan kompetensi tenaga kerja lokal di sektor perikanan tangkap.

Sinergi Dorong Pengembangan SDM Sektor Pangan
Frangky menjelaskan, pengembangan sektor pangan merupakan bagian dari program yang telah dijalankan BPI dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi kebutuhan dunia kerja di berbagai sektor strategis.

Sebelumnya, BPI telah melaksanakan kegiatan pembinaan bagi petani, peternak, dan nelayan yang dipusatkan di Desa Bomaki. Program tersebut kini diperluas melalui penjajakan kerja sama dengan Kementerian Kelautan agar fasilitas perikanan di Desa Lauran dapat dimanfaatkan sebagai sarana pelatihan dan pengembangan kompetensi.

“Program ini sudah berjalan, termasuk kegiatan persiapan petani, peternak, dan nelayan yang dipusatkan di Desa Bomaki. Kunjungan ke fasilitas perikanan di Desa Lauran dilakukan dalam rangka kerja sama dengan Kementerian Kelautan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada sebagai tempat menyiapkan SDM Tanimbar di bidang perikanan tangkap,” ujar Frangky.

Menurutnya, pengembangan sektor migas harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor pangan agar manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Masyarakat Diminta Menyiapkan Diri
Frangky menilai Kabupaten Kepulauan Tanimbar memiliki potensi ekonomi yang besar pada masa mendatang. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing mengisi peluang kerja yang akan terus berkembang.

“Masyarakat Tanimbar perlu sadar akan potensi besar ke depan yang harus diraih dengan kerja keras,” katanya.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menunggu hadirnya investasi, tetapi juga aktif mempersiapkan kemampuan dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri.

Verifikasi 3.500 SDM Masuki Tahap Akhir
Di saat yang sama, proses persiapan tenaga kerja sektor migas juga terus berlangsung. Di Kantor PT Bangkit Prestasi Insani, Jalan Dr. Budiono, Saumlaki, tim BPI tengah menyelesaikan proses akhir verifikasi sekitar 3.500 data SDM Tanimbar dari dokumen manual ke sistem digital.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum peserta mengikuti proses seleksi pelatihan kompetensi berstandar migas yang pendaftarannya dijadwalkan berakhir pada 8 Juli 2026.

Seleksi Dijamin Transparan dan Berbasis Kompetensi
Koordinator PT Bangkit Prestasi Insani, Ariston Duarmas, menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan objektif agar menghasilkan tenaga kerja yang benar-benar memenuhi standar kebutuhan industri.

Menjawab pertanyaan mengenai mekanisme seleksi, Ariston mengatakan BPI menerima data awal sebanyak 3.717 calon peserta dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Namun, data tersebut tidak langsung diakomodasi seluruhnya.

“Data peserta yang kami terima dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berjumlah 3.717 orang. Namun kami tidak serta-merta mengakomodasi seluruh data tersebut. Sebagai bentuk transparansi, kami juga membuka pelayanan pendaftaran bagi masyarakat umum,” jelas Ariston.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk komitmen BPI dalam memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat tanpa adanya perlakuan khusus.

“Di situlah bukti transparansi kami. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kompetensi sehingga nantinya menghasilkan calon tenaga kerja yang siap mengikuti seluruh tahapan hingga masuk ke dunia kerja,” tegasnya.

Membangun SDM untuk Masa Depan Tanimbar
Melalui pengembangan sektor migas yang dipadukan dengan penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan tangkap, BPI berharap semakin banyak putra-putri Tanimbar yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, tetapi juga memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sehingga manfaat investasi yang masuk dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat daerah.(rls:jk)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *