Kirap Air Suci Tuju Sumber Warnai Perayaan Hari Jadi Ke –980 TH.Desa Karangdagan
Kirap Air Suci Tuju Sumber Warnai Perayaan Hari Jadi Ke –980 TH.Desa Karangdagan

Jum’at (13/8/2026)faktaexpost.com– Suasana khidmat dan meriah menyelimuti peringatan Hari Jadi Ke-980 TH. Desa Karangdagan Kecamatan Bandar Kedungmulyo Jombang, Salah satu rangkaian acara yang menjadi pusat perhatian adalah tradisi kirab air suci yang di ambil dari tujuh sumber air yang berbeda, Rombongan kirab terdiri dari kepala desa, beserta perangkat,tokoh masyarakat, dan karang taruna berbusana adat khas keraton,Senjata perang kuno tombak dan tameng menambah kemegahan parah pemangku adat,
Sebagai titik awal prosesi kirab dimulai dari dusun Karangasem menuju Pendopo Balai Desa Karangdagan.,”Kemudian tujuh Srikandi pembawa air suci dalam prosesi Upacara satu persatu menyerahkannya kepada Kepala Desa dengan penuh penghormatan,
Berdasarkan cerita leluhur dan catatan sejarah nama karangdagan berasal dari tokoh bangsawan Bugis- Makasar bernama Daeng serta memiliki ikatan leluhur dengan tokoh Tuban seperti Ronggolawe,
Usia desa ini dihubungkan dengan Prasasti Simanglayang dari erah Kerajaan Medang Kahuripan (Prabu Airlangga) yang mencatat nama Desa Padangan, menjadi salah satu kawasan pemukiman tua di Jombang,wilayah ini memiliki akar masa lalu yang kuat dan diyakini sebagai salah satu desa tertua di Kabupaten Jombang.
Asal-Usul Nama dan Tokoh
Asal nama: Berasal dari kata “Karang (karang/tempat) dan “Daeng (gelar bangsawan Bugis-Makassar) yang singgah atau menetap di wilayah tersebut.
Kaitan leluhur: Cerita rakyat dan tradisi turun-temurun mengaitkan wilayah ini dengan ikatan sejarah tokoh leluhur dan Adipati Tuban, Ronggolawe.
Hubungan Sejarah dan Tradisi
Usia desa: Merujuk pada Prasasti Simanglayang dari masa Prabu Erlangga (Medang Kahuripan), wilayah ini berkaitan dengan catatan Desa Padangan.
Ritual Piuning Sapta Tirta,Warga desa rutin melestarikan tradisi pengambilan air suci dari tujuh sumber mata air (dua dari Desa Karangdagangan seperti Sendang dan Sumur Panguripan di Dusun Karangturi, serta lima dari Tuban
Kepala Desa Karangdagan H.Tambit menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekedar perayaan angka, melainkan momen untuk merenungkan sejarah perjuangan nenek moyang serta mempererat tali silaturahmi antar warga”Kirap air Suci dari tujuh sumber ini menjadi simbol bahwa kita bersatu dari berbagai arah untuk menjaga desa yang kita cintai ini,” Ujarnya

Selain kirab air suci rangkaian Hari Jadi Ke -980 TH. Desa Karangdagan juga diwarnai kegiatan,pawai budaya dengan iringan sound horeg ternama
dari berbagai kota yang ada di Jawa Timur, Selain itu puluhan Gunungan raksasa hasil bumi menjadi magnet perhatian,sajian berbentuk Gunungan kecil ini bukan sekedar tumpukan makanan melainkan simbol kemakmuran hasil bumi seperti sayuran,dan buah-buahan jadi rebutan masyarakat sekitar dan para pengunjung dari luar desa.bagi masyarakat berebut gunungan itu bukan rebutan biasa melainkan berebut keberkahan karena sebelumnya sudah di doakan.
(Jok)
