Uncategorized

Refleksi Injil Matius: Allah Libatkan Manusia Tidak Sempurna dalam Karya Keselamatan

Share

 

​JAKARTA | https://faktaexpost.my.id – Selasa, 8 September 2026 – ​Allah turut bekerja dan melibat kan manusia di dalam silsilah kehidupan yang tidak sempurna untuk mewujudkan karya keselamatan-Nya bagi dunia.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Pius Heljanan MSC dalam refleksi perenungan Kitab Suci berdasarkan Injil Matius (Mat. 1:1-16.18-23). Ia menyampaikan bahwa jika mencermati silsilah kelahiran Yesus Kristus dan Bunda Maria, tampak jelas keberadaan figur-figur manusia berdosa yang tetap dipakai oleh Tuhan hingga terlaksananya rencana agung penyelamatan umat manusia.

​”Allah tidak mencari orang suci untuk memulai karya besar keselamatan. Allah dengan penuh kasih menguduskan orang berdosa agar dilibatkan dalam rencana mulia penyelamatan. Dari Bunda Maria kita belajar beriman meski belum mengerti semua kehendak Allah,” ujar Pius Heljanan MSC.

​Panggilan Kesediaan dan Kesetiaan

​Lebih lanjut, Pius menekankan agar setiap individu maupun keluarga tidak berkecil hati apabila dipandang rendah atau dinilai tidak sempurna oleh sesama. Menurutnya, pandangan manusia amat terbatas dibandingkan dengan rahmat Allah yang melampaui segala keterbatasan tersebut.

​”Ingat, dirimu, keluargamu dalam pandangan sesama ‘rusak’, tidak terpandang, tapi sadarlah Tuhan tetap memakai dirimu/keluargamu untuk rencana baik seperti Bunda Maria. Tuhan tidak menunggumu menjadi sempurna. Tuhan hanya butuh kesediaan dan kesetiaanmu untuk ikut melakukan kehendak-Nya,” tuturnya.

​Ia mengimbau seluruh umat agar tidak menolak ketika dipanggil untuk menjadi sarana kebaikan di tengah masyarakat, karena setiap pribadi memiliki peran penting dalam karya-Nya.

​”Jangan menolak dipakai Tuhan untuk melakukan karya baik demi sesama. Tuhan memerlukan dirimu,” pukasnya.

​(Editor: joko)

(Sumber: Pius Heljanan MSC)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *