Sat Samapta Tanimbar Perkuat Pengamanan Ibadah Minggu
faktaexpost.my.id, Saumlaki, Minggu, 9 Agustus 2026 – Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar melalui Satuan Samapta meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan di sejumlah gereja di Kota Saumlaki dan sekitarnya untuk memastikan pelaksanaan ibadah Minggu berlangsung aman dan kondusif.
Personel Sat Samapta melakukan pengamanan sejak persiapan ibadah hingga jemaat meninggalkan rumah ibadah secara tertib. Sejumlah gereja yang menjadi sasaran pengamanan meliputi Gereja Katolik, Gereja Protestan Maluku (GPM), serta sejumlah gereja denominasi lainnya di wilayah Kota Saumlaki dan sekitarnya.
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta Iptu BARRY HULKYAWAR, S.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, khususnya saat pelaksanaan ibadah, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus menjaga toleransi antarumat beragama di Bumi Duan Lolat.

“Patroli dan pengamanan ini difokuskan pada pemantauan situasi, pengaturan lalu lintas hingga pengawasan area parkir kendaraan, guna mencegah tindak kriminalitas seperti curanmor, serta memastikan protokol keamanan internal Gereja berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain pengamanan statis di sekitar rumah ibadah, personel Sat Samapta juga melaksanakan patroli dialogis. Petugas berkomunikasi dengan pengurus gereja, majelis jemaat, panitia, dan warga sekitar untuk menyampaikan imbauan Kamtibmas serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kegiatan patroli ini tidak hanya berfokus pada area rumah ibadah, melainkan juga menyasar titik-titik rawan kriminalitas, pusat keramaian hingga pemukiman Warga,” pungkasnya.
Iptu BARRY menegaskan patroli akan terus dilakukan secara berkala, baik pada siang maupun malam hari, sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Hingga seluruh rangkaian ibadah Minggu selesai, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Tanimbar dilaporkan aman, damai, dan kondusif. Aktivitas masyarakat pun dapat berlangsung dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.
(Editor: joko)
(Sumber: Tribratanews Polres Kepulauan Tanimbar)
